Arab Saudi peringati 22 Februari sebagai Hari Pendirian Negara

Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. (SPA)

Jakarta (Indonesia Window) – Arab Saudi akan memperingati 22 Februari setiap tahun sebagai Hari Pendirian Negara, menurut royal order (perintah raja) yang dikeluarkan pada Kamis (27/1).

Dalam royal order tersebut, Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman juga mengatakan 22 Februari akan menjadi hari libur resmi di Arab Saudi.

Royal order menyebutkan, mempertimbangkan bahwa pertengahan tahun 1139 Hijriah, yang bertepatan dengan bulan Februari tahun 1727, menandai dimulainya pemerintahan Muhammad bin Saud, dan berdirinya negara Saudi pertama, kami, Salman bin Abdulaziz Al Saud, Raja Kerajaan Arab Saudi, telah menetapkan sebagai berikut.

Pertama, hari ke-22 bulan Februari setiap tahun akan ditetapkan untuk menandai peringatan berdirinya negara Saudi dengan nama Hari Pendirian (Founding Day), dan akan menjadi hari libur resmi.

Kedua, keputusan ini akan dikomunikasikan kepada entitas terkait untuk diadopsi dan diterapkan.

Raja Salman mengatakan bahwa dia “sangat bangga dengan akar yang dalam dari negara yang diberkahi ini dan ikatan kuat warganya dengan para pemimpinnya yang dimulai tiga abad yang lalu.

Pemerintahan pertama Arab Saudi dipimpin oleh Muhammad bin Saud ketika dia mendirikan negara ini di pertengahan 1139 Hijriah atau awal 1727 hingga 1233 Hijriah (1818), dengan Diriyah sebagai ibu kota, serta Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad ﷺ sebagai konstitusinya.

Tujuh tahun setelah berakhirnya Negara Saudi Pertama, pemerintahan dilanjutkan oleh Turki bin Abdullah bin Muhammad bin Saud pada 1240 Hijriah (1824) saat dia mendirikan Negara Saudi Kedua, yang berlangsung hingga tahun 1309 Hijriah (1891).

Sepuluh tahun kemudian, Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Faisal Al Saud melanjutkan kepemimpinan pada tahun 1319 Hijriah (1902) dengan mendirikan Negara Saudi Ketiga dan menyatukannya dengan nama Kerajaan Arab Saudi.

“Putra-putranya, para raja, mengikuti jejaknya dalam memperkuat bangunan dan persatuan negara ini,” kata Raja Salman dalam perintahnya.

Sumber: Saudi Press Agency

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan