Aplikasi Telegram luncurkan panggilan video dengan enkripsi

Aplikasi Telegram luncurkan panggilan video dengan enkripsi
Aplikasi Telegram telah meluncurkan versi alpha dari fitur panggilan videonya (video calling) ke iOS dan Android, menjanjikan panggilan grup (group calls) akan segera tersedia di aplikasi pengiriman pesan yang aman.

Jakarta (Indonesia Window) – Aplikasi Telegram telah meluncurkan versi alpha dari fitur panggilan videonya (video calling) ke iOS dan Android, menjanjikan panggilan grup (group calls) akan segera tersedia di aplikasi pengiriman pesan yang aman.

Dalam pernyataan yang disiarkan melalui situs jejaring resminya pada Jumat (14/8), Telegram mengatakan bahwa panggilan video satu-satu (one-on-one video calls) dapat diluncurkan dari halaman profil kontak, dengan pilihan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan video kapan saja dalam sebuah panggilan.

Panggilan video di Telegram mendukung mode gambar-dalam-gambar (picture-in-picture mode), sehingga para pengguna dapat memeriksa dan membalas pesan mereka saat berkomunikasi dengan kawan bicara.

Panggilan di Telegram juga dilindungi dengan enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption), dengan keamanan yang dikonfirmasi dengan mencocokkan emoji di layar pada kedua ujung saluran.

Telegram terus mengembangkan lebih banyak fitur dan meningkatkan layanan panggilan videonya, dan mengatakan bahwa mereka sedang menyiapkan peluncuran panggilan video grup (group video calls) dalam beberapa bulan mendatang.

Fitur yang akan datang memungkinkan aplikasi untuk masuk ke pasar konferensi video, yang semakin diminati saat orang tinggal di rumah karena pandemik COVID-19.

Peluncuran video calls juga merayakan tujuh tahun Telegram, yang kini memiliki lebih dari 400 juta pengguna.

Situs Digital Trends menempatkan Telegram sebagai salah satu aplikasi perpesanan (messaging) terenkripsi terbaik untuk iOS dan Android.

Selain video calls, Telegram yang didirikan oleh Pavel Durov juga memperkenalkan kumpulan emoji animasi baru untuk tambahan kepribadian dalam pesan obrolan.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here